Bike to Work dgn RI-1
Kemarin, 20 Juni 2008 adalah hari pertama gw nyobain genjot sepeda ke kantor. Kebetulan hari ini juga pas ada acara ramah tamah presiden dgn komunitas Bike To Work di Istana Negara.
Dua hari sebelumnya gw daftar ke sekretariat B2W untuk dapet ID-pass masuk ke ring 1 (areal istana).
Hari2 kerja biasanya gw bangun tidur jam 6 kurang, kali ini gw set weker jam 4.30 teng, pas bareng sama adzan subuh. Gw mandi dan buru2 bikin indomie goreng buat sarapan seadanya.
Perlengkapan2 udah siap dari semalemnya: kunci2 sepeda, gembok sepeda, tensoplast, betadine, counterpain, antangin, lampu depan, lampu belakang, speedometer, tustel, handuk, sarung tangan, helm, dll. Jam 05:15, saat langit masih gelap gw cabut dari rumah gw di bilangan cinere menuju Jakarta (rumah gw di luar kota bo’).

Gw ambil rute cinere, karang tengah, adiyaksa, metro pd indah, arteri pd indah, paku buwono, sisingamangaraja, sudirman, lalu masuk ke senayan dan ngumpul di Putt-putt golf.
Di situ jam 06:20, setelah menempuh jarak 17 km dari cinere selama 65 menit, sudah ada ratusan pesepeda yg ngumpul mendengarkan briefing road captain dari B2W. Baru ngumpulin napas gak sampai 2 menit, kita langsung berangkat.

Keluar ke sudiman via pintu 1, di depan hilton kita masuk jalur lambat, kita bergowes dalam 1 baris… sehingga membuat jalur yang sangat panjang. Saat pemimpin rombongan sudah sampai di checkpoint di bundaran HI mungkin buntutnya konvoy masih berada di Senayan… sepanjang sudirman-thamrin kita bikin heboh para pengguna jalan lainnya.

Setelah transit sejenak di bundaran HI untuk menyinkronkan waktu dengan jadwal rombongan Andi Mallarangeng (anggota kehormatan B2W) dari rumahnya di Cilangkap menuju Monas untuk bertemu dengan rombongan RI1 dan beberapa menteri kabinetnya di sana, kita lanjut lagi menuju monas.
Jalur RI-1 dan rombongannya adalah dari silang monas barat daya (di depan Indosat), lalu keluar di silang monas tenggara (di belakang stasiun Gambir), medan merdeka timur, medan merdeka utara, lalu langsung masuk ke areal istana melalui pintu utara. Di depan pintu sudah berkumpul para pengawal istana memeriksa ID-pass kita semua. Dari total tidak kurang dari 1000 pesepeda, gw dapat kabar dari sekretariat B2W, bahwa ID-pass hanya tersedia 500 buah.

Berada di bagian belakang konvoy, gw mendapat pemandangan pekarangan istana yang sudah dipenuhi oleh ratusan sepeda. Gw parkirin sepeda di rombongan seli (sepeda lipet).
Dari situ kita semua antri di depan pos metal detector untuk masuk ke taman istana yang berada di antara istana merdeka dan istana negara.

Di dalam taman, ratusan anggota B2W sedang mengantri di meja2 prasmanan dengan antusias. Para petugas katering istana juga pontang-panting membawa nampan ‘refill’ makanan2 seperti bubur ayam, lontong sayur, dll (gw cuma makan itu) karena dihadapkan oleh rombongan orang2 kelaparan, dekil dan berkeringat. Sesekali terdengar sahutan dari kita “mas lontongnya habis” atau “mas telur baladonya tambahin dong”. Hehehehe… Gw sendiri walaupun sudah genjot sepeda gak kurang dari 30 km dari cinere, justru gak bisa makan terlalu banyak… takut gak kuat genjot balik ke kantor.

Di tengah lapangan kita berbaur dengan Pak SBY, bu Ani dan beberapa pejabat tinggi negara spt Pak Adhyaksa Dault, Pak Hatta Rajasa, Bu Mari Elka Pangestu, Bang Andi Mallarangeng, dll.
Setelah itu kita foto2 bersama beberapa kali, sebelum akhirnyasekitar pukul 8 tepat, RI-1 dan Ibu pamit masuk istana ke kita semua. Beberapa orang masih belum puas menambah makanan, beberapa lagi banyak yg masih sibuk berfoto2 dgn kelompoknya atau dengan beberapa menteri kabinet yg masih berada di lingkungan istana.
Gw yang dari pagi berangkat ‘lonerider’ dari cinere pun keluar sendiri dari areal istana menuju kantor di dearah Senopati. Keluar pagar istana kira2 ber-20 sepeda, lalu 1 per 1 kita berpisah dengan rekan2 yang berkantor di sekitar thamrin dan sudirman. Gw sendiri belok masuk ke kawasan SCBD, dan tiba di kantor pukul 9 pagi, jadwal yang sama dengan biasanya naik mobil dari rumah. Odometer menunjukkan angka 37,5 km. Not bad buat first trip, apalagi terakhir genjot sepeda adalah jaman smp (20 tahunan yg lalu).
Anak2 di kantor cukup kaget ngeliat gw dateng nenteng speda masuk kantor lengkap dengan seragam gowes gw. 30 menit kemudian, gw mandi di shower kantor dan melanjutkan hari dengan kerja di kantor dengan ngantuk dan badan (terutama paha) pegal2… Pulang kantor masukin speda ke bagasi dan nyetir as usual… hehehe
Ini rekap videonya di youtube:
June 23rd, 2008 at 5:56 pm
Wah, seru euy!
Jalur sepeda tersingkat dari Cinere ke Senayan bukannya lewat Pondok Labu - Fatmawati - Blok M?
June 24th, 2008 at 3:05 pm
Iya… tapi jalur yg paling bersahabat lewat pondok Indah, karena jalanannya paling lebar dan lebih sedikit bis & angkot yg berbahaya. Btw, ini artikel resminya dari B2W: http://b2w-indonesia.or.id/index.php/B2W-Official-News/RI-1-Goes-Bike2Work.html