Perkenalan dengan Internet #4 (PPP dari Rumah)
Setelah diberikan akses PPP dari Ipteknet, saya mulai berkenalan dengan software Trumpet Winsock (tcpman.exe) yang tersohor itu. Di masa itu, saya ingat bill telfon rumah saya melonjak karena hampir selalu berada di depan komputer untuk online, terutama untuk saat IRC supaya bisa chatting dengan anak2 US dan Eropa.
Dengan akses PPP dari rumah saya jadi lebih intensif dari rumah, beberapa momen yang berkesan antara lain:
- Rajin berbelanja online di Internet. Believe it or not, saat itu sangatlah mudah melakukan transaksi online dgn kartu kredit, contohnya saya sering beli buku2 O’Reilly langsung dari websitenya, hint book dari pc game yg sedang saya mainkan saat itu, beli t-shirt dan bahkan sempat memenangkan kuis online dari website the Rolling Stones yg sedang promosi album terbarunya Voodoo Lounge dan mendapatkan t-shirt & signed CD dikirim langsung ke rumah.
- IRC. Saat itu ada satu irc client baru untuk windows yaitu WS-IRC yang didevelop oleh orang Indonesia, namanya Caesar M Samsi, nicknya di IRC adalah Maxima. Dia minta ke beberapa anak2 #bawel untuk melakukan beta testing software buatannya itu. Kalau gak salah, itu adalah irc client pertama di windows yg saya tahu, setelah itu baru muncul mIRC yg lebih terkenal hingga sekarang. Di awal tahun 1995, temen2 #bawel janjian mudik ke Jakarta, dan kita sempat mengadakan kopi darat IRC pertama di foodcourt Plaza Indonesia. Saat itu kita bikin t-shirt #bawel yang berisikan daftar nickname kita semua.
- Usenet. Saat itu paling seru membaca pembahasan2 alot (atau flame) di forum2 kita tentang Timor Timur, antara kita dan orang2 portugal.. Kadang2 dari kita juga ada yg menulis di forum2nya orang portugal.
- Web browsing. Saat itu bisa dibilang belum ada website tentang Indonesia yang bagus. Yg berakhiran domain .id hanya beberapa dan isinya statis saja, lalu website2 personal mahasiswa yang sedang studi di luar. Salah satu yang bisa dianggap mulai niat isinya adalah website Mas Rahard yang berjudul Indonesian Homepage, padahal masih di host di domain Kanada. (Keciaaan deh loo..hehehe). Lalu, persisnya tahun berapa (mungkin 95-an), munculah website directory a’la Yahoo, tapi khusus tentang Indonesia yg beralamat di http://www.cs.utexas.edu/users/adison/cgi/bimasakti (Bimasakti) yang diciptakan oleh Adison Hana Wongkar, yg kuliah di Austin,TX. Itu merupakan salah satu sumber inspirasi saya hingga akhirnya saat di Radnet saya membuat website sejenis di http://www.indocenter.co.id yg sampai sekarang masih ada. Satu catatan unik tentang web directory seperti Yahoo!, Bimasakti & Indocenter, terdapat kategori Personal Homepage bagi kita2 para pelopor narsis-on-the-net dan biasanya paling populer.
Beberapa bulan setelah itu, sekitar akhir 1994, saya ingat di suatu pameran komputer di JHCC, Indonet launching untuk pertama kalinya. Saat itu servicenya baru sebatas terminal dial-up, belum SLIP/PPP dan kantornya masih di suatu rumah sederhana di Rawamangun. Yah, itulah cikal bakal penyebaran Internet di Indonesia. Karena dalam beberapa minggu, channel IRC dan Usenet mulai diisi oleh orang2 dari Indonesia, dan anak2 #bawel pada nanya ke saya, “bener ya, di Jakarta sekarang udah ada Internet?” Akhirnya, Indonesia terkonek ke Internet.
Bersambung…
March 10th, 2008 at 6:36 pm
boyke, Masih simpen itu kaos? ada nama gue “wawang” lho di situ…..
Dulu kalo ke IRC gw pake telnet, waktu itu gw bisanya cuma telnet, pine, lynx, gopher doang, lewat indonet kalau nggak salah belum bisa SLIP/PPP. setelah Radnet muncul baru deh, bisa merasakan chameleon buat pengganti trumpet winsock di win 3.11
March 11th, 2008 at 4:19 pm
Wang, kaosnya udah ilang entah kemana…
Btw, dulu indonet awalnya cuma punya link 64kbps, lalu radnet menghajarnya dgn 128kbps…. hari gini speed segitu bisa buat unduh apaan?